epicwin138
epicwin138
epicwin138
FYI!  Rupiah & Mayoritas Mata Uang Asia Mengungguli Dolar AS

FYI! Rupiah & Mayoritas Mata Uang Asia Mengungguli Dolar AS

Read Time:1 Minute, 45 Second

Jakarta, CNBC Indonesia -Mata uang Garuda ditutup terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (7/4/2023). Menurut data Refinitiv, rupiah ditutup pada Rp. 14910/US$, menguat 0,0,7%.

Kinerja rupiah akhir-akhir ini cukup menggembirakan. Berbagai sentimen positif menyelimuti mata uang negara tersebut menyusul arah kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan akan segera mengubah arah kebijakannya menjadi lebih dovish menyusul kasus bank kolaps di AS dan merosotnya inflasi AS.


IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Meski sempat menguat, rupiah patut diwaspadai jatuh. Di sisi lain, pergerakan rupiah masih dipengaruhi sikap wait and see investor dan trader yang menunggu data pengangguran AS. Faktor libur panjang juga berdampak pada transaksi rupiah hari ini.

AS akan mengumumkan data pengangguran bulan Maret pada Jumat malam (7/4/2023). Tingkat pengangguran AS meningkat sebesar 3,6% pada Februari 2023, naik dari 3,4% pada Januari.

Pasar mengharapkan tingkat pengangguran AS untuk kembali ke 3,5% pada bulan Maret. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa pengangguran AS mungkin lebih tinggi dari proyeksi pasar.

Data tenaga kerja yang dirilis pada Rabu malam waktu Indonesia (5/4/2023) menunjukkan penambahan pekerja baru atau penciptaan lapangan kerja di sektor swasta di AS hanya bertambah 145.000 pada Maret 2023.

Jumlah ini menurun dari 261.000 pada Februari 2003 dan jauh di bawah ekspektasi pasar sekitar 210.000.

Data tersebut keluar hanya sehari setelah laporan lowongan kerja (JOLTS) pada Februari 2023 menunjukkan hanya 9,93 juta lapangan kerja baru yang dibuka. Jumlah ini turun 632.000 dibanding Januari 2023.

Meski masih mencatatkan kinerja gemilang di mata uang Rupiah, bagaimana dengan mata uang negara Asia lainnya? Berikut pergerakan dolar AS terhadap mata uang utama Asia hingga pukul 10:00 WIB.


Sekadar informasi, Indeks Dolar AS pada Kamis (6/4/2023) terpantau menguat 0,06% ke 101,6. Pelemahan indeks yang mengukur kekuatan dolar AS ini berlanjut menguat 0,09% ke 101,91 pada pukul 10.00 WIB.

PENELITIAN CNBC INDONESIA

[email protected]

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

BI Bilang Permintaan Dollar Naik, Pasokan Valas Aman?

(om/om)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
50 Link Twibbon Salam Jumat Agung 2023 untuk WhatsApp dan IG Story Previous post 50 Link Twibbon Salam Jumat Agung 2023 untuk WhatsApp dan IG Story
Uje Berkata Anaknya Akan Jadi Yatim Piatu Sebelum Meninggal Next post Uje Berkata Anaknya Akan Jadi Yatim Piatu Sebelum Meninggal