epicwin138
epicwin138
epicwin138
Google Menuduh Microsoft Memonopoli Bisnis Cloud Computing

Google Menuduh Microsoft Memonopoli Bisnis Cloud Computing

Read Time:1 Minute, 19 Second

Jakarta

Google Cloud titik Microsoft terlibat dalam praktik anti-persaingan atau monopoli dalam bisnis cloud computing, dan mengkritik beberapa perjanjian mereka dengan vendor cloud di Eropa.

Tuduhan keras ini dilontarkan oleh VP Google Cloud Amit Zavery yang mengatakan bahwa mereka telah melaporkannya ke beberapa badan antimonopoli Eropa dan meminta regulator antimonopoli Uni Eropa untuk menyelidiki masalah tersebut.

“Microsoft jelas memiliki postur anti-persaingan di cloud. Mereka menunjukkan dominasi di bisnis on-premise dan juga di Office 365 dan Windows terkunci di Azure dan juga di layanan cloud lainnya, ini membuat konsumen sulit untuk memilih,” Zavery dijelaskan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Menanggapi tudingan tersebut, Microsoft merujuk pada posting blog Mei 2022 mereka, di mana Presiden Microsoft Brad Smith mengatakan bahwa mereka memiliki keunggulan di dua posisi di bidang layanan cloud, dengan pangsa pasar cloud lebih dari hanya 20%.

“Kami berkomitmen untuk Komunitas Cloud Eropa dan kesuksesannya,” kata juru bicara Microsoft, seperti dikutip Reuters, Sabtu (1/4/2023).

Google dan Microsoft bersaing ketat dalam bisnis cloud yang berkembang pesat, dengan Google di posisi ke-3, di belakang Amazon dan Microsoft.

Pesatnya pertumbuhan bisnis cloud juga menarik perhatian regulator, terutama di Amerika Serikat dan Inggris. Pasalnya, bisnis ini didominasi oleh kedua perusahaan tersebut dan memiliki peran yang sangat besar karena banyak perusahaan yang mulai menggunakan layanan cloud untuk bisnisnya.

Sumber Reuters juga mengatakan bahwa Microsoft sebenarnya telah mulai mengubah praktik komputasi awannya dengan bekerja sama dengan beberapa saingan yang lebih kecil, sehingga saingan tersebut dapat mencabut tuduhan monopoli mereka.

Tonton Video “Microsoft Berencana PHK 10.000 Karyawan Tahun Ini”
[Gambas:Video 20detik]

(asj/rns)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Luis Diaz Bisa Kembali Melawan Arsenal Previous post Luis Diaz Bisa Kembali Melawan Arsenal
Nasdaq Masuk Bull Market Lagi, Saham Teknologi RI Ikuti? Next post Nasdaq Masuk Bull Market Lagi, Saham Teknologi RI Ikuti?